Tekanan kuliah dan pekerjaan sering kali datang secara bersamaan. Tugas yang menumpuk, deadline kerja, ditambah ekspektasi dari lingkungan sekitar membuat banyak Gen Z merasa kelelahan secara mental. Tidak jarang, kondisi ini membuat tidur menjadi tidak nyenyak dan pikiran terasa penuh sepanjang hari.
Menjaga kesehatan mental tidak selalu membutuhkan cara yang rumit atau biaya yang mahal. Terkadang, langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten justru memberikan dampak yang paling besar. Berikut lima cara simpel yang bisa kamu terapkan.
1. Buat Batasan yang Jelas Antara Kuliah, Kerja, dan Istirahat
Salah satu penyebab utama kelelahan mental adalah tidak adanya batasan waktu yang jelas. Banyak yang mengerjakan tugas kuliah sambil membalas chat kerja, bahkan hingga larut malam. Akibatnya, otak tidak pernah benar-benar beristirahat.
Cobalah membuat jadwal yang tegas. Misalnya, pukul 08.00 hingga 15.00 fokus untuk kuliah, pukul 16.00 hingga 18.00 untuk pekerjaan, dan setelah pukul 21.00 tidak lagi membuka grup kerja atau tugas. Dengan adanya batasan, tubuh dan pikiran akan lebih mudah mengenali kapan harus bekerja dan kapan harus berhenti. Batasan bukan berarti tidak profesional, melainkan cara untuk tetap produktif dalam jangka panjang.
2. Terapkan Aturan Istirahat 50-10
Otak manusia tidak dirancang untuk fokus selama berjam-jam tanpa henti. Jika dipaksakan, hasilnya justru mudah lelah, sulit konsentrasi, dan lebih rentan cemas.
Gunakan aturan sederhana 50-10. Setiap 50 menit bekerja atau belajar, ambil 10 menit untuk benar-benar beristirahat. Jauhkan pandangan dari layar, berdiri, minum air putih, atau sekadar menarik napas dalam-dalam. Sepuluh menit tersebut terlihat sepele, namun sangat efektif untuk mengembalikan fokus. Dengan cara ini, kamu bisa tetap menyelesaikan banyak hal tanpa merasa terkuras.
3. Tulis Apa yang Dirasakan, Bukan Hanya Apa yang Dikerjakan
Kita terbiasa menulis daftar tugas, namun jarang menulis apa yang sedang dirasakan. Padahal, menumpuk perasaan tanpa dikeluarkan adalah salah satu pemicu overthinking.
Luangkan waktu 10 menit di malam hari untuk menulis jurnal singkat. Tidak perlu panjang dan tidak perlu dengan bahasa yang baku. Cukup tulis tiga hal: apa yang membuatmu lelah hari ini, apa yang membuatmu bersyukur, dan apa satu hal kecil yang ingin kamu perbaiki besok. Kebiasaan ini membantu otak untuk memilah mana yang perlu dipikirkan dan mana yang perlu dilepaskan. Banyak yang merasa lebih lega setelah rutin melakukannya selama seminggu.
4. Jaga Kesehatan Fisik dengan Langkah Kecil
Kesehatan mental sangat berkaitan erat dengan kondisi fisik. Kurang tidur, jarang minum air putih, konsumsi kafein berlebihan, dan minim gerak dapat membuat perasaan cemas menjadi lebih kuat.
Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat. Mulailah dari langkah kecil yang realistis. Tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari, batasi kopi maksimal satu gelas sehari, dan luangkan 15 menit untuk berjalan kaki di sore hari tanpa membawa ponsel. Aktivitas fisik ringan seperti ini membantu tubuh melepaskan hormon yang membuat perasaan menjadi lebih tenang dan stabil.
5. Jangan Menanggung Semuanya Sendirian
Gen Z sering kali merasa harus terlihat kuat dan mampu menyelesaikan semuanya sendiri. Ketika merasa lelah atau cemas, banyak yang memilih untuk diam karena takut dianggap mengeluh atau tidak mampu.
Padahal, berbagi cerita tidak selalu berarti mencari solusi. Terkadang, kita hanya butuh didengarkan. Cobalah bercerita kepada satu orang yang kamu percaya, baik itu teman dekat, keluarga, atau mentor. Cukup dengan mengatakan “akhir-akhir ini aku merasa cukup berat” saja sudah bisa mengurangi beban pikiran secara signifikan.
Jika tekanan sudah mulai mengganggu tidur, nafsu makan, dan membuatmu sulit berfungsi sehari-hari, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Menghubungi psikolog adalah langkah yang bijak dan bertanggung jawab, bukan tanda kelemahan.
Kuliah dan kerja memang akan selalu memiliki tekanannya masing-masing. Namun kesehatan mental tidak boleh dikorbankan demi mengejar semua target sekaligus. Dengan menerapkan lima cara sederhana di atas secara konsisten, kamu bisa tetap produktif tanpa harus kehilangan ketenangan.
Mulailah dari satu cara yang paling mudah dilakukan hari ini. Perlahan, kamu akan merasakan perbedaan yang cukup besar dalam cara berpikir dan menjalani hari.






