Ikuti Saluran WhatsApp Syadir Ali Dapatkan tulisan, renungan & informasi terbaru

nikmatullah.com – Minat masyarakat Indonesia terhadap produk skincare pria mengalami peningkatan yang sangat signifikan pada tahun 2026. Data Google Trends Indonesia menunjukkan pencarian terkait serum pria meningkat 57 persen dan facial wash men meningkat 62 persen. Peningkatan ini didorong oleh kesadaran bahwa perawatan kulit bukan hanya kebutuhan wanita, tetapi juga kebutuhan pria yang memiliki aktivitas di luar ruangan, paparan polusi, dan gaya hidup yang tidak teratur.

Di antara banyaknya bahan aktif skincare yang sedang viral, dua bahan yang paling banyak dicari adalah ceramides dan bakuchiol. Pencarian ceramides meningkat hingga 133 persen dan bakuchiol meningkat 30 persen sepanjang tahun 2026. Kedua bahan ini dianggap lebih aman, lebih stabil, dan lebih cocok untuk kulit pria yang cenderung lebih berminyak, lebih tebal, dan lebih mudah berjerawat dibandingkan kulit wanita. Ceramides berfungsi untuk memperbaiki skin barrier, sedangkan bakuchiol dikenal sebagai alternatif retinol yang lebih lembut dan tidak menyebabkan iritasi.

Banyak pria yang mulai mencari skincare cowok yang mengandung ceramides dan bakuchiol karena ingin memiliki kulit yang sehat tanpa harus menggunakan banyak produk dan tanpa proses yang rumit. Berikut adalah tujuh skincare cowok yang paling banyak dicari tahun 2026 karena mengandung ceramides dan bakuchiol.

1. Facial Wash dengan Ceramides untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Produk pertama yang paling banyak dicari adalah facial wash atau sabun cuci muka pria yang mengandung ceramides. Kulit pria memproduksi minyak dua kali lebih banyak dibandingkan kulit wanita, sehingga mudah mengalami penyumbatan pori-pori dan jerawat. Facial wash dengan ceramides tidak hanya membersihkan kotoran dan minyak, tetapi juga menjaga kelembapan alami kulit dan memperbaiki lapisan pelindung kulit.

Facial wash dengan ceramides sangat cocok untuk pria yang bekerja di lapangan, sering terpapar debu, dan memiliki aktivitas fisik tinggi. Kandungan ceramides akan membantu mencegah kulit menjadi kering dan tertarik setelah mencuci muka, masalah yang sering dialami pria yang menggunakan sabun cuci muka dengan kandungan detergen keras. Beberapa produk facial wash pria yang mengandung ceramides juga dilengkapi dengan salicylic acid untuk membantu mengatasi jerawat tanpa membuat kulit iritasi.

Cara penggunaan facial wash ceramides adalah dengan mencuci muka dua kali sehari, pagi dan malam, dengan air hangat suam-suam kuku. Pijat lembut selama 30 sampai 60 detik agar kandungan ceramides dapat meresap dan membersihkan pori-pori secara optimal. Penggunaan yang teratur akan membuat kulit pria terlihat lebih bersih, tidak berminyak berlebihan, dan lebih sehat.

2. Serum Ceramides untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak

Serum dengan kandungan ceramides tinggi untuk memperbaiki skin barrier yang rusak. Skin barrier adalah lapisan terluar kulit yang berfungsi melindungi kulit dari polusi, bakteri, dan kehilangan kelembapan. Banyak pria yang skin barrier-nya rusak karena sering mencuci muka dengan sabun mandi, sering terpapar sinar matahari tanpa sunscreen, dan sering begadang.

Ciri-ciri skin barrier rusak pada pria adalah kulit terasa perih saat terkena air, mudah kemerahan, mudah berjerawat, dan terlihat kusam meskipun sudah mencuci muka. Serum ceramides bekerja dengan mengisi celah-celah di antara sel kulit yang rusak, sehingga lapisan pelindung kulit kembali kuat dan mampu menahan kelembapan. Serum ceramides sangat ringan, tidak lengket, dan cepat meresap, sehingga cocok untuk pria yang tidak suka produk yang terasa berat di wajah.

Penggunaan serum ceramides cukup satu sampai dua tetes saja setiap malam setelah mencuci muka. Pijat lembut hingga meresap, kemudian lanjutkan dengan pelembap. Dalam waktu dua sampai empat minggu, kulit akan terasa lebih kenyal, tidak mudah kemerahan, dan lebih tahan terhadap polusi dan sinar matahari.

3. Moisturizer dengan Ceramides dan Hyaluronic Acid untuk Kulit Kering

Produk ketiga yang paling dicari adalah moisturizer atau pelembap pria yang mengandung ceramides dan hyaluronic acid. Banyak pria mengira bahwa kulit berminyak tidak perlu pelembap, padahal anggapan tersebut salah. Kulit berminyak yang tidak diberi pelembap justru akan memproduksi minyak lebih banyak karena kulit merasa kekurangan kelembapan.

Moisturizer dengan ceramides dan hyaluronic acid memberikan kelembapan ganda. Hyaluronic acid berfungsi menarik air ke dalam kulit, sedangkan ceramides berfungsi mengunci kelembapan tersebut agar tidak mudah menguap. Kombinasi ini sangat efektif untuk pria yang bekerja di ruangan ber-AC seharian, sering naik motor, dan kulitnya sering terpapar angin dan debu.

Moisturizer ceramides untuk pria biasanya memiliki tekstur gel atau gel cream yang ringan, tidak lengket, dan tidak meninggalkan rasa berminyak. Penggunaan pelembap dilakukan pagi dan malam setelah serum. Pagi hari, pelembap digunakan sebelum sunscreen. Malam hari, pelembap digunakan sebagai langkah terakhir perawatan untuk mengunci semua nutrisi dari serum.

4. Serum Bakuchiol sebagai Alternatif Retinol yang Lebih Aman

Serum dengan kandungan bakuchiol yang viral sebagai alternatif retinol yang lebih aman untuk pria pemula. Retinol dikenal sebagai bahan anti aging yang sangat efektif untuk mengurangi garis halus, kerutan, dan bekas jerawat, namun retinol sering menyebabkan iritasi, kulit mengelupas, dan kemerahan, terutama bagi pemula.

Bakuchiol adalah bahan alami yang berasal dari tanaman Psoralea Corylifolia yang memiliki manfaat mirip retinol, yaitu meningkatkan produksi kolagen, mempercepat regenerasi sel kulit, dan menyamarkan bekas jerawat, tetapi dengan risiko iritasi yang jauh lebih rendah. Bakuchiol tidak membuat kulit sensitif terhadap sinar matahari, sehingga lebih aman digunakan oleh pria yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Serum bakuchiol sangat cocok untuk pria usia 25 sampai 40 tahun yang mulai mengalami tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus di dahi, bekas jerawat yang menghitam, dan kulit yang mulai kendur. Penggunaan serum bakuchiol dilakukan pada malam hari, dua sampai tiga kali seminggu untuk pemula, kemudian bisa ditingkatkan menjadi setiap malam setelah kulit terbiasa.

Laporan tren kecantikan dari Google Search Indonesia tahun 2026 mencatat, pencarian produk dengan kandungan bakuchiol meningkat 30 persen karena dianggap sebagai solusi anti aging yang lebih ramah untuk kulit sensitif dan untuk pria yang baru memulai perawatan skincare tanpa efek samping mengelupas.

5. Sunscreen dengan Ceramides untuk Perlindungan Ganda

Sunscreen atau tabir surya pria yang mengandung ceramides untuk perlindungan ganda. Sunscreen adalah produk skincare yang paling penting namun paling sering dilupakan oleh pria. Paparan sinar UV adalah penyebab utama kulit kusam, flek hitam, penuaan dini, dan kanker kulit. Tanpa sunscreen, semua perawatan skincare lain menjadi kurang efektif.

Sunscreen dengan tambahan ceramides memberikan manfaat ganda, yaitu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB sekaligus memperbaiki dan menjaga skin barrier. Banyak pria yang tidak suka menggunakan sunscreen karena terasa lengket, berminyak, dan meninggalkan white cast atau bekas putih di wajah. Sunscreen pria terbaru tahun 2026 telah diformulasikan dengan tekstur gel yang ringan, tidak lengket, dan tidak meninggalkan white cast, sehingga nyaman digunakan setiap hari.

Sunscreen untuk pria sebaiknya memiliki SPF minimal 30 dan PA+++ untuk perlindungan optimal di iklim tropis Indonesia. Cara penggunaan sunscreen adalah sebanyak dua ruas jari untuk seluruh wajah dan leher, digunakan setiap pagi, dan diulang setiap 3 sampai 4 jam jika banyak berkeringat atau beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan sunscreen yang teratur akan membuat kulit pria terlihat lebih cerah, tidak kusam, dan terhindar dari flek hitam.

6. Eye Cream dengan Bakuchiol untuk Mata Lelah karena Begadang

Eye cream atau krim mata pria dengan kandungan bakuchiol untuk mengatasi mata lelah karena begadang dan main HP sampai larut malam. Banyak pria yang mengalami mata panda, kantung mata, dan garis halus di bawah mata karena kebiasaan tidur jam 2 pagi, kebiasaan doomscrolling, dan stres pekerjaan.

Kulit di bawah mata adalah kulit yang paling tipis dan paling sensitif, sehingga membutuhkan perawatan khusus yang lembut. Eye cream dengan bakuchiol mampu membantu menyamarkan garis halus, mengurangi lingkar hitam, dan mengencangkan kulit bawah mata tanpa menyebabkan iritasi. Kandungan bakuchiol yang lembut membuat eye cream ini aman digunakan setiap malam.

Cara penggunaan eye cream adalah dengan mengambil sedikit produk seukuran biji beras, kemudian tepuk-tepuk lembut di area bawah mata dengan jari manis. Jangan digosok keras karena dapat menyebabkan kerutan. Penggunaan yang teratur selama 4 sampai 8 minggu akan membuat area bawah mata terlihat lebih segar dan tidak lelah.

7. Toner dengan Ceramides untuk Persiapan Kulit Sebelum Serum

Toner dengan kandungan ceramides untuk persiapan kulit sebelum menggunakan serum dan pelembap. Toner berfungsi untuk menyeimbangkan pH kulit setelah mencuci muka, mengangkat sisa kotoran yang tidak terangkat oleh facial wash, dan mempersiapkan kulit agar lebih siap menerima nutrisi dari serum.

Toner dengan ceramides sangat cocok untuk pria yang memiliki kulit sensitif, mudah kemerahan, dan sering merasa kulitnya kering setelah mencuci muka. Toner ceramides akan memberikan kelembapan awal, menenangkan kulit, dan membuat kulit terasa lebih siap dan kenyal sebelum menggunakan serum. Toner ini biasanya memiliki tekstur sedikit kental seperti essence, tidak seperti toner jaman dulu yang cair seperti air dan mengandung alkohol tinggi.

Penggunaan toner dilakukan setelah mencuci muka, dengan cara dituangkan ke telapak tangan kemudian ditepuk-tepuk lembut ke wajah, bukan dengan kapas yang bisa menyebabkan gesekan berlebihan. Setelah toner meresap, lanjutkan dengan serum dan pelembap.

Publikasi tren produk perawatan pria dari Kementerian Perindustrian tahun 2025 menjelaskan, pasar skincare pria di Indonesia tumbuh 25 persen per tahun dan didominasi oleh produk dengan klaim memperbaiki skin barrier dan anti iritasi, seperti ceramides dan bakuchiol, karena pria modern lebih memilih produk yang praktis, tidak perih, dan hasilnya terlihat dalam waktu singkat tanpa proses yang rumit.

Menggunakan produk yang mengandung ceramides untuk memperbaiki skin barrier dan bakuchiol sebagai anti aging yang lembut, pria dapat memiliki kulit yang sehat, bersih, dan tidak kusam tanpa harus menggunakan banyak produk dan tanpa harus mengalami iritasi.